Harga Terbaru di Apotik 2019

Update Harga Celana Dalam Hernia di Apotik 2019

Berapa harga celana dalam hernia di apotik? Ulasan kali ini berisi informasi tentang fungsi, manfaat, dan harga celana dalam hernia yang dijual di apotik, baik untuk anak-anak, maupun dewasa pria dan wanita. Tidak seperti celana dalam lainnya, produk ini dibuat khusus sebagai alat bantu bagi penderita penyakit hernia atau turun berok. Celana ini berfungsi sebagai penyangga hernia yang menonjol keluar pada bagian selangkangan.

Harga Celana Dalam Hernia di Apotik
Celana Dalam Hernia
Penderita hernia akan terbantu untuk mengontrol tonjolan hernia dengan memakai celana dalam ini. Kamu yang sedang mengetikkan kata kunci "celana hernia" di google, mungkin berniat membeli celana ini. Olehnya itu, baca ulasannya sampai tuntas untuk mengetahui informasi harga serta manfaat celana dalam ini bagi penderita hernia. 

Harga Celana Dalam Hernia di Apotik

Tempat terbaik untuk membeli celana dalam hernia adalah di apotik. Meskipun, celana hernia banyak juga dijual di tempat lain, tetapi kami tetap merekomendasikan untuk membeli produk ini di apotik. Di tempat ini, kamu bebas memilih berbagai jenis variasi merk celana dalam hernia yang kamu sukai. Semua produk dipastikan asli karena disuplai langsung oleh distributor resmi. Kamu juga akan terhindar dari permainan harga karena apotik mengacu kepada harga eceran resmi produk. Petugas apotik juga biasanya memberikan penjelasan produk bagi pembeli yang belum paham cara penggunaan celana ini. Harga celana dalam hernia di apotik untuk bulan Mei 2019 ini adalah:

Tabel Harga Celana Dalam Hernia di Apotik

Merk Celana Dalam Hernia Harga
Celana Dalam Hernia Yonex Rp. 40.000
Celana Dalam Hernia Double RR Rp. 150.000
Celana Dalam Hernia Butterfly Rp. 152.400
Celana Dalam Hernia Aid With Pad Rp. 525.000
Celana Dalam Hernia Vissco Rp. 623.000
Celana Dalam Hernia Oppo 2249 Rp. 631.000
Celana Dalam Hernia Premium Itali Rp. 897.000

Harga Celana Dalam Hernia di Apotik Kimia Farma

Celana dalam hernia bisa kamu beli di apotik Kimia Farma. Apotik ini adalah apotik pertama sekaligus sebagai perusahaan farmasi terbesar di Indonesia saat ini. Kepercayaan masyarakat adalah faktor utama mengapa sehingga apotik ini tetap eksis sejak dulu hingga sekarang. Apotik ini telah banyak tersebar cabangnya, baik di kota besar maupun kecil. Kamu tidak perlu ragu saat membeli celana dalam hernia di apotik ini, dijamin produknya sangat berkualitas. Harga celana dalam hernia di apotik Kimia Farma adalah:

Tabel Daftar Celana Dalam Hernia di Apotik Kimia Farma

Merk Celana Dalam Hernia Harga
Celana Dalam Hernia Yonex Rp. 41.500
Celana Dalam Hernia Double RR Rp. 151.600
Celana Dalam Hernia Butterfly Rp. 153.500
Celana Dalam Hernia Aid With Pad Rp. 526.700
Celana Dalam Hernia Vissco Rp. 624.400
Celana Dalam Hernia Oppo 2249 Rp. 632.500
Celana Dalam Hernia Premium Itali Rp. 898.600

Harga Celana Dalam Hernia di Apotik K24

Salah satu apotik terkenal lainnya yang juga menyediakan produk celana dalam hernia adalah apotik K24. Apotik yang telah menjelma sebagai apotik terkemuka di Indonesia ini menyediakan beragam jenis produk kesehatan untuk masyarakat. Konsumen telah menaruh kepercayaaan terhadap apotik ini sebagai apotik yang menjual produk asli dan berkualitas. Cabangnya juga telah tersebar di banyak kota di Indonesia. Harga Celana dalam hernia di apotik K24 adalah:

Daftar Tabel Harga Celana Dalam Hernia di Apotik K24

Merk Celana Dalam Hernia Harga
Celana Dalam Hernia Yonex Rp. 41.200
Celana Dalam Hernia Double RR Rp. 151.300
Celana Dalam Hernia Butterfly Rp. 153.500
Celana Dalam Hernia Aid With Pad Rp. 526.100
Celana Dalam Hernia Vissco Rp. 624.600
Celana Dalam Hernia Oppo 2249 Rp. 632.700
Celana Dalam Hernia Premium Itali Rp. 898.200

Review Celana Dalam Hernia 

Celana dalam hernia adalah alat bantu terapi untuk meringankan dan mengobati penyakit hernia yang bisa diderita oleh setiap orang di segala usia, anak-anak hingga dewasa, pria maupun wanita. Celana ini dianggap sebagai salah satu cara alternatif untuk mengobati hernia selain tindakan operasi. Di Indonesia sendiri, penyakit ini menempati urutan kedelapan sebagai penyakit yang paling banyak di derita dengan jumlah kurang lebih 320.000 kasus. Setidaknya, jumlah ini yang berhasil di data oleh pihak rumah sakit dari pasien yang datang berobat. Seperti apa sebenarnya penyakit hernia ini? Baiklah, mari kita mengenal lebih jauh salah satu penyakit berbahaya ini.

Apa itu Hernia?

Masyarakat kita mengenal penyakit ini dengan sebutan turun berok. Hernia adalah nama penyakit untuk menggambarkan kondisi menonjolnya sebagian atau keseluruhan jaringan atau organ (contohnya usus) pada area yang tidak biasa. Benjolan atau tonjolan organ ini muncul pada area atau bukaan lemah dalam dinding otot. 

Penyakit hernia terbagi menjadi beberapa jenis. Penyakit hernia yang paling umum terjadi adalah sebagai berikut:
  • Hernia Inguinal, menyerang selangkangan bagian dalam
  • Hernia Insisional, dihasilkan dari sayatan
  • Hernia Femoralis, menyerang selangkangan luar
  • Hernia Umbilikal, menyerang bagian pusar
  • Hernia Hiatal, perut bagian atas
Hernia juga dibagi menjadi dua kategori, yaitu kategori tidak berbahaya dan berbahaya. Penyakit hernia dianggap tidak berbahaya jika muncul akibat dari regangan atau tekanan. Hernia jenis ini disebut hernia yang dapat direduksi (reducible hernia) atau hernia yang dapat didorong kembali ke tempatnya. Hernia akan menjadi masalah serius dan berbahaya jika jaringan atau organ tersebut tidak dapat kembali lagi ke tempat semula. Jaringan ini terjebak dalam ruang atau bukaan, tidak kembali lagi meskipun didorong. Hernia jenis ini disebut hernia yang tertahan (incarcerated hernia).

Penyebab Penyakit Hernia

Hernia muncul karena terjadinya pelemahan pada otot atau fasia dan kombinasi dari pembukaan dan tekanan pada otot. Titik lemah pada otot ini menghasilkan lubang yang tidak kuat menahan tekanan organ atau jaringan dari dalam. Tidak hanya terjadi karena faktor usia, pelemahan otot ini bisa muncul karena bawaan lahir. 

Hernia bisa juga dipicu oleh aktivitas sehari-hari, seperti mengangkat benda yang berbobot berat tanpa menstabilkan otot perut. Selain itu, beberapa penyakit juga dapat menyebabkan munculnya hernia, seperti diare (sembelit) dan bersin atau batuk yang terus-menerus. 

Pola hidup kurang sehat juga dapat menyebabkan timbulnya penyakit hernia. Penyakit ini rentan menyerang perokok, penderita gizi buruk, dan obesitas. 

Cara Mengobati Hernia

Cara mengobati hernia bisa berbeda-beda bagi setiap penderita. Tingkat keparahan dan ukuran hernia menentukan jenis pengobatan yang akan diterapkan pada pasien hernia. Saat penderita memeriksakan diri ke rumah sakit, dokter akan memantau kemungkinan komplikasi yang ditimbulkan oleh penyakit tersebut. Berikut ini adalah langkah pengobatan penyakit hernia berdasarkan tingkat keparahannya:

1. Perbaikan Gaya Hidup

Cara ini diterapkan pada jenis penyakit hernia ringan yang masih bisa ditolerir oleh penderita. Pola hidup sehat dapat mengurangi dan mengobati gejala yang ditimbulkan oleh hernia hiatal. Tetapi, cara ini tidak akan membuat penyakit hernia hilang, jadi hernia akan kembali muncul jika penderita kembali menjalani pola hidup yang salah. 

Penderita hernia akan disarankan untuk menghindari makanan berat atau besar. Hal ini untuk mengurangi tekanan pada dinding otot. Penderita hernia dilarang membungkuk atau berbaring setelah makan, serta harus mempertahankan berat badan pada kisaran yang sehat.

Beberapa jenis latihan khusus bisa diterapkan pada penderita hernia untuk membantu memperkuat otot-otot tempat tonjolan hernia. Dokter akan menyarankan jenis latihan apa yang cocok, termasuk penjelasan gerakannya. Hal ini sangat penting, karena latihan dan gerakan yang tidak tepat hanya akan membuat hernia semakin membengkak.

2. Konsumsi Obat

Gejala hernia hiatal dapat dikurangi dengan bantuan obat penekan asam lambung. Penderita dapat meminta resep dari dokter, beberapa dari jenis obat ini dijual bebas di pasaran. Obat-obatan yang bisa dikonsumsi oleh penderita hernia, antara lain: proton pump inhibitors, H-2 receptor blockers, dan antacids.

3. Tindakan Operasi

Langkah ini merupakan cara terakhir jika dua cara sebelumnya tidak mampu untuk mengurangi atau meringankan gejala hernia. Dokter akan mengambil tindakan operasi pada pasien hernia yang masuk dalam kategori parah dan berbahaya. Hernia jenis ini biasanya mengalami pembengkakan yang cukup besar dan menimbulkan rasa sakit. 

Fungsi Celana Dalam Hernia

Lantas, apa fungsi celana dalam khusus bagi penderita hernia? Sebenarnya, penggunaan celana dalam hernia termasuk ke dalam salah satu langkah pengobatan hernia. Dokter menyebutnya sebagai langkah konservatif pengobatan hernia, yaitu menahan atau menyangga hernia yang telah dikembalikan posisinya agar tidak menonjol lagi ke luar.

Jadi, penggunaan celana dalam hernia ini tidak dapat menyembuhkan penyakit hernia, tetapi hanya berfungsi sebagai penahan hernia yang telah direposisi. Alternatif ini biasanya diambil bagi penderita yang menolak atau sulit untuk dioperasi karena adanya komplikasi. 

Jadi, kamu jangan salah paham jika penjual celana dalam hernia menyebutkan bahwa celana ini mengobati hernia tanpa operasi. Pernyataan ini benar karena sebatas mengobati hernia saja, tetapi tidak menyembuhkan. Satu-satunya penyembuhan hernia yang berhasil saat ini adalah tindakan operasi. Tetapi, celana dalam ini juga cocok digunakan pada pasien yang telah menjalani tindakan operasi untuk membantu otot menahan jaringan atau organ sembari menunggu proses penyembuhan. 

Lihat Juga Harga Produk Lainnya:
Celana dalam hernia terbuat dari bahan-bahan halus yang di dalamnya dilengkapi dengan magnet terapi. Magnet ini diklaim berfungsi untuk menghasilkan gelombang yang mampu mengecilkan benjolan hernia. Produsen celana dalam hernia juga mengklaim bahwa magnet ini juga berfungsi untuk melancarkan sirkulasi darah. 

Cara Pemakaian Celana Dalam Hernia

Terlebih dahulu lakukan reposisi terhadap hernia sebelum memakai celana dalam hernia. Reposisi dapat dilakukan dengan cara mendorong isi hernia ke arah lubang hernia (cincin hernia) bagian atas. Tekan isi hernia tersebut sampai kembali ke tempat semula. Ingat untuk selalu berhati-hati dalam melakukan reposisi ini. Setelah proses ini dilakukan, celana dalam hernia siap untuk digunakan. Hal-hal yang perlu diperhatikan adalah:
  • Lepaskan celana ini saat buang air besar/kecil dan mandi
  • Gunakan selalu celana ini saat istirahat, berbaring atau tidur. 
  • Bersihkan celana dalam ini tiap 1-2 hari sekali untuk menghilangkan bau dan kuman
  • Sangat baik untuk memiliki lebih dari 1 celana hernia agar bisa diganti-ganti

Pendapat Dokter tentang Celana Dalam Hernia

Ada beberapa pendapat dokter terkait penggunaan celana dalam hernia ini. dr. Wahyu Febrianto, seperti yang dilansir dari situs alodokter memaparkan bahwa celana dalam khusus hernia hanya berfungsi untuk membuat usus tetap berada dalam rongga perut. Celana tersebut tidak berfungsi sebagai penyembuh hernia. Masih dari situs yang sama, dr. Nugraha Kesuma Arif memaparkan bahwa sampai saat ini belum ada data ilmiah pendukung yang merekomendasikan penggunaan celana dalam hernia sebagai pengobatan. Satu-satunya cara yang telah berhasil menyembuhkan hernia adalah tindakan operasi.

Begitu juga pada pasien yang telah menjalani operasi, belum ditemukan bukti bahwa celana dalam hernia mampu mencegah terjadinya hernia berulang. Cara terbaik untuk mencegah hernia muncul kembali adalah:
  • Cegah konstipasi dengan mengonsumsi buah, sayuran, dan air yang cukup
  • Pertahankan berat badan dalam kisaran ideal
  • Jangan mengangkat barang yang terlalu berat
  • Segera ke dokter jika mengalami bersin dan batu yang lama
  • Jauhi rokok karena dapat memicu batuk
Demikianlah informasi tentang Harga Celana Dalam Hernia di Apotik, semoga bermanfaat.

Update Harga Celana Dalam Hernia di Apotik 2019 Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Obat Apotik

0 comments:

Post a Comment